Showing posts with label Obat. Show all posts
Showing posts with label Obat. Show all posts

Obat Semprot Untuk Meredakan Cedera Pemain Bola

Obat itu namanya chlor etil gan !!!

Para penggemar sepakbola tentu sering menyaksikan pemain yang cedera mendapat semprotan obat. Lalu, beberapa saat kemudian pemain itu sudah bisa berlari kembalii mengejar bola. Sebenarnya sehebat apa sih obat spray itu?



“Obat semprot itu merupakann chlor etil, bahan kimia yang pada saat bersentuhan dengan kulit menimbulkan reaksi dingin. Rasa dingin itu dipakai sebagai pereda sakit, namun sebenarnya juga berfungsi untuk menghentikan perdarahan,” kata dr.Michael Triangto, Sp.OK dari RS Mitra Kemayoran Jakarta.

Selain dalam dunia olahraga, pereda nyeri spray itu juga dipakai oleh dokter gigi dan dokter bedah. Para dokter gigi sering memakai obat itu untuk mengurangi perdarahan saat mencabut gigi susu yang akar giginya belum terlalu dalam.

Sedangkan dokter bedah menggunakan obat ini untuk memanipulasi agar bisa dilakukan tindakan, misalnya mengobati abses yang cukup matang namun tidak bisa disuntik.

Menurut dr.Michael, penggunaan chlor etil merupakan bagian dari penanganan cedera yang disebut RICE (Rest, Ice, Compression dan Elevation). “Ice atau kompres dingin hanyalah salah satu faktor karena sifatnya urgent.

Setelah pertandingan, tiga faktor lainnya dilakukan, yakni pemain harus beristirahat, bagian yang cedera dibebat dan menaikkann bagian tubuh yang cedera lebih tinggi untuk mengurangi nyeri dan bengkak,” katanya.

Pada atlet, penanganan cedera juga ditambah dengann obat-obatan, fisioterapi, serta sport teraphy untuk penguatan otot-otot dan peregangan agar ototnya kembali lentur.

Sumber:http://www.taukahkamu.com/2011/01/namanya-chlor-etil-inilah-obat-semprot.html

Kopi + Parasetamol Paling Manjur Atasi Mabuk



Kepala pusing akibat terlalu banyak minumm alkohol bisa diatasi dengan berbagai cara, namunn penelitian terbaru merekomendasikan bahwa cara yang paling manjur adalah minum kopi dicampur obat sakit kepala. Benarkah demikian?

Prof Michael Oshinsky, peneliti dari Thomas Jefferson University di Philadelphia mengatakann bahwa kopi dan bahan aktif dalam obat-obat sakit kepala seperi parasetamol, ibuprofen dan aspirin bisa menghambat kerja asetat.

Asetat merupakan senyawa hasil metabolisme etanol atau alkohol yang memicu efek mabuk seperti pusing dan mual-mual. Terhambatnya kerja asetat oleh kafein dan bahan aktif dalam obat pereda nyeri membuat gejala-gejala itu dapat teratasi.

Dikutip dari Telegraph, Selasa (18/1/2022), waktu terbaik untuk minum kopi campur obat sakit kepala adalah 4 jam setelah minum alkohol. Menurut Prof Oshinsky, pada saat itu kadar senyawa asetat di dalam tubuh berada pada level paling tinggi sehingga efek ramuan tersebut akan lebih terasa.

Anjuran Prof Oshinsky yang didasarkan pada hasil penelitian terbarunya tersebut langsung memicu kontroversi. Meski ada juga yang mengatakan cara itu cukup manjur, beberapa ilmuwan masih meragukan mekanisme kafein dan pereda nyeri dalam mengatasi mabuk.

Para ilmuwan yang tidak sependapatt mengatakan, kafein justru akan memperparah dehidrasi yang terjadi saat mabuk. Salah satu efek alkohol adalah diuretik atau meluruhkan cairan tubuh, padahal kafein juga memiliki efek serupa sehingga cairan tubuh yang dikeluarkan akan semakin banyak.

Penggunaan obat pereda nyeri saat mabuk juga dinilaii kurang meyakinkann karena secara teori dapat membahayakan lambung dan usus. Alkohol dan obat-obat pereda nyeri terutama yang berkekuatan tinggi seperti aspirin dan ibuprofen dapat membentuk asam sehingga memicu gangguan pencernaan.

sumber:http://www.detikhealth.com/read/2011/01/18/103659/1548911/763/kombinasi-kopi-dan-parasetamol-paling-manjur-atasi-mabuk

Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Air Kelapa atau Pepaya



Hal yang paling menjengkelkan dari jerawat adalah bekasnya yang sukar dihilangkan. Membasuh muka dengan air kelapa muda atau menggunakan masker pepaya dapat membantu menghilangkan bekas jerawat.

Air kelapa dikenal sebagai minuman penghilang dahaga yang menyegarkan. Selain itu, jika diolah dengan benar air kelapa juga dapat mengobati berbagai penyakit

kulit seperti jerawat, eksim, luka bakar dan mencegah keriput.Air kelapa mengandung berbagai unsur makro dan mikro. Elemen makro adalah karbon dan nitrogen. Unsur karbon dalam air kelapa berupa karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol. Unsur nitrogen berupa protein, tersusun dari asam amino, seperti alin, arginin, alanin, sistin dan serin.

Selain karbohidrat dan protein, air kelapa juga mengandung unsur mineral mikro yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti kalium (K), natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), ion besi (Fe), tembaga (Cu), fosfor (P) dan sulfur (S).

Bila diperiksa lagi, dalam air kelapa juga mengandung berbagai vitamin, antara lain vitamin C, asam nikotinat, asam pantotenat, asam folat, biotin, riboflavin, dan sebagainya.

Berkat kandungan gizi yang tinggi, beberapa penyakit yang berhubungan dengan kulit seperti jerawat, eksim, luka bakar dan mencegah keriput dapat dibantu dengan air kelapa.

Dilansir eczematreatmentremedies, Kamis (6/1/2011), untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya, air kelapa dicampur dengan parutan kunyit kemudian rendam selama 3 malam.

Setelah direndam, saring rendaman tersebut untuk mendapatkan airnya. Campuran air tersebut bisa dibasuhkan ke wajah dan digunakan untuk membantu menghilangkan jerawat dan juga bekas jerawat yang membandel.

Selain air kelapa, buah pepaya juga bisa membantu menghilangkan bekas jerawat.

Pepaya (Carica papaya) yang mengandung papain, yakni enzim yang dapat mengurangi peradangan, dapat digunakan sebagai masker atau dikonsumsi untuk dapat membantu mengurangi jerawat dan menghilangkan bekasnya.

Jika pepaya digunakan sebagai masker, pepaya yang sudah dihaluskan bisa dioleskan pada wajah. Biarkan masker mengering selama 15 sampai 20 menit, kemudian dicuci dengan air bersih.

Masker pepaya ini bisa membuka pori-pori kulit yang menyumbat dan menghilangkan minyak, serta sel-sel kulit mati dari kulit. Pepaya juga bisa dikonsumsi langsung sebagai jus atau buah untuk mendapatkan hasil kulit yang sehat.

Minum Obat Anti Kolesterol Demi Cegah Stroke



Banyaknya orang yang menderita penyakit jantung dan stroke, membuat badan kesehatan di Amerika Serikat berencana menambahkan obat anti kolesterol ke dalam air minum standar yang biasa minum warganya.

Menurut laporan, seperti dilansir Medindia, Selasa (25/1/2011), pejabat kesehatan Amerika Serikat ingin penambahkan statin pada minum air yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan mencegah risiko penyakit jantung.

Statin adalah obat yang diproduksi artifisial (tidak alami/buatan) dan diketahui untuk mengurangi kolesterol dan membantu orang dengan penyakit jantung.

Sementara banyak ahli kesehatan telah mengakui bahwa penambahan statin pada air minum dapat bermanfaat. Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi obat ini justru berbahaya bagi orang yang tidak mengalami kolesterol tinggi atau penyakit jantung.

Dalam penelitian baru-baru ini yang telah dipublikasikan oleh Cochrane Library, disebutkan bahwa statin hanya boleh diresepkan untuk orang yang menderita penyakit jantung atau pernah menderita jantung sebelumnya.

Peneliti memperingatkan bahwa selain pasien yang berisiko tinggi menderita serangan jantung atau stroke, statin dapat menyebabkan risiko yang lebih berbahaya, terlebih bila dikonsumsi oleh orang yang sehat.

Statin merupakan kelas obat kolesterol yang mencakup simvastatin (generik Zocor), Lipitor dan Crestor, yang telah terbukti untuk mencegah serangan jantung dan stroke. Statin bekerja dengan proses pendek. Obat ini juga dapat memotong tingkat peradangan.

Statin biasanya digunakan untuk mengurangi mengurangi kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL) dan triglycerides dalam darah.

Sisi lainnya meningkatkan kadar kolesterol baik (high-density lipoprotein atau HDL) dan juga digunakan untuk menurunkan risiko stroke, serangan jantung atau komplikasi jantung lainnya pada penderita diabetes, penyakit atau faktor risiko lainnya.

5 Efek Samping Obat yang Tidak Biasa

minum obat

Efek samping obat yang diketahui masyarakat adalah mual, muntah, pusing atau jantung berdebar-debar. Tapi ada beberapa efek samping dari obat yang terbilang cukup aneh.

Sebagian besar masyarakat akan mengonsumsi obat yang memang sudah diresepkan oleh dokter. Jika semuanya berjalan lancar, maka obat akan bekerja sebagaimana yang seharusnya.

Tapi pada beberapa orang tertentu terkadang obat yang diminum menimbulkan efek samping, baik atau buruknya efek samping yang timbul tergantung pada bagaimana obat tersebut digunakan.

Dikutip dari Howstuffworks, Rabu (11/8/2010) ada 5 efek samping dari obat yang terbilang aneh atau berbeda dari efek smaping yang biasa terjadi, yaitu:

1. Amnesia
Kondisi ini terjadi jika seseorang secara tiba-tiba tidak ingat siapa dirnya atau darimana ia berasal. Biasanya amnesia yang terjadi akibat efek samping obat bukanlah amnesia total tapi kehilangan memori jangka pendeknya.

Efek samping ini bisa terjadi pada orang yang mengonsumsi obat Mirapex (dengan nama generik pramipexole) yang digunakan untuk mengendalikan gejala Parkinson dan pada orang Restless Leg Syndrome (RLS).

Obat lainnya adalah statin yang digunakan untuk menurunkan kolesterol. Beberapa peneliti berteori bahwa statin dapat menghalangi pembentukan kolesterol yang diperlukan untuk saraf. Tapi diyakini obat ini masih memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan efek sampingnya.

2. Rasa nyeri dan sakit

Beberapa obat memang ada yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri di tubuh, tapi ada obat yang tidak berhubungan dengan nyeri justru menimbulkan rasa sakit. Orang-orang yang mengonsumsi antihistamin Allegra (dengan nama generik fexofenadine) untuk menghilangkan demam dan gejala alergi lain, ada kemungkinan mengalami rasa sakit otot dan sakit punggung.

3. Gangguan penglihatan dan indera lainnya
Beberapa obat yang diminum terkadang menimbulkan rasa pahit di mulut, tapi jika obat tersebut meninggalkan rasa yang buruk atau bisa mendistorsi indera perasa maka ada kemungkinan hal tersebut akibat efek samping dari obat yang diminum.

Salah satu obat yang bisa mempengaruhi fungsi indera seseorang adalah vasotec (dengan nama generik enalapril) yang digunakan untuk mengobati darah tinggi dan gagal jantung kongestif. Obat ini bisa mempengaruhi kelima indera seperti mengurangi rasa penciuman (anosmia), mengganggu pendengaran (tinnitus) dan masalah mata seperti gangguan penglihatan dan mata kering.

4. Perubahan warna urine
Warna urine memang bisa menunjukkan adanya hal yang tidak beres dengan tubuh, misalnya ada infeksi atau keracunan zat besi. Jika urine berwarna hitam ada kemungkinan efek samping akibat mengonsumsi obat flagyl, furazolidone atau antibiotik lainnya. Urine berwarna ungu ada kemungkinan sebagai efek samping dari obat phenolphthalein yang digunakan dalam jangka waktu lama.

Jika urine berwarna hijau ada kemungkinan sebagai efek samping dari obat elavil dan beberapa antidepresan. Sedangkan jika urine berwarna biru ada kemungkinan sebagai efek samping dari obat dyrenium, diuretik atau metilen biru yang digunakan untuk mengurangi iritasi akibat infeksi kandung kemih.

5. Halusinasi
Kondisi ini terjadi jika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang tidak benar-benar ada, halusinasi yang terjadi bisa berupa visual atau auditori. Beberapa obat yang bisa menyebabkan halusinasi adalah mirapex dan lariam (dengan nama generik mefloquine) yang diciptakan untuk mencegah atau mengobati malaria di Angkatan Darat AS.

Selada Air, Sayuran Super Pembasmi Kanker

selada air

Beberapa jenis makanan sehari-hari menyimpan khasiat untuk mengobati penyakit sehingga dijuluki makanan super atau superfood. Penemuan terbaru, selada air (watercress) ternyata juga ampuh menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selada air merupakan jenis tanaman yang tumbuh mengapung di air, tersebar di seluruh daratan Eropa dan Asia. Sering dikonsumsi sebagai sayur tumis dan rasanya agak mirip dengan kangkung atau bayam.

Selain kaya akan serat, baru-baru ini tim peneliti dari Southampton University mengungkap bahwa sayuran ini mengandung senyawa antikanker. Dalam pengujian terhadap sejumlah relawan, senyawa itu terbukti ampuh menghambat pertumbuhan kanker payudara.

Dikutip dari Telegraph, Senin (23/8/2010), uji coba itu dilakukan terhadap 4 partisipan wanita. Dalam sampel darah partisipan yang diamati selama 6 jam setelah mengkonsumsi selada air, tampak penurunan aktivitas senyawa yang membantu pertimbuhan kanker yakni protein 4E.

Penurunan tersebut diduga merupakan efek dari isothiocyanate, salah satu senyawa yang terkandung di dalam selada air. Akan tetapi mekanisme isothiocyanate dalam menghambat pembentukan protein 4E maupun pertumbuhan kanker itu sendiri masih belum diketahui pasti.

Dalam kesimpulan sementara yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition, peneliti juga mengungkap bahwa selada air juga tidak hanya menghambat pertumbuhan kanker. Bagi yang sudah pernah sembuh dari kanker, mengkonsumsi 80 gram atau 1 porsi sayuran ini setiap hari diklaim dapat mencegah kekambuhan.

Akan tetapi seorang peneliti dari Cancer Research di Inggris, Hazel Nunn berpendapat bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan hal itu. Menurutnya, temuan itu masih harus dikembangkan dengan mengujikan khasiat sayuran tersebut pada kelompok yang lebih luas.

Gagap, Bisakah Diobati?

gagap

Gangguan bicara terbata-bata atau gagap sering dilakukan komedian untuk memancing tawa. Tapi sebenarnya orang yang gagap tidak boleh dianggap sepele dan harus mendapat bantuan profesional. Bisakah gagap disembuhkan?

Gagap adalah suatu gangguan bicara yakni seseorang akan memperpanjang atau mengulang kata, suku kata atau frase dalam berbicara. Orang yang gagap akan lebih sulit untuk berbicara lancar jika mengalami stres, kelelahan atau berbicara di depan orang banyak. Tapi kebanyakan orang yang gagap akan lebih mudah berbicara jika dalam suasana yang santai.

Beberapa tanda yang biasa ditunjukkan oleh orang yang mengalami gagap adalah memiliki masalah saat memulai sebuah kata, frase atau kalimat, mengulangi kata atau suku kata, mata berkedip dengan cepat, bibir gemetar, muka seperti mengencang saat ingin berbicara, menggunakan kata seperti 'ehmmm' lebih sering dan rahang gemetar.

Seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Jumat (22/1/2010) para ahli belum sepenuhnya yakin mengenai penyebab gagap. Tapi diduga seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan gagap, kemungkinan bisa menjadi salah satu faktor risiko.

Berikut adalah beberapa faktor yang mungkin bisa menyebabkan gagap, yaitu:

1. Faktor perkembangan.
Anak kecil yang hingga usia 3,5 tahun masih terbata-bata dalam berbicara, ada kemungkinan bisa mengakibatkan gangguan gagap hingga dewasa nanti. Jika sejak awal kemampuan berbahasanya tidak cukup berkembang, hal ini bisa menghambat perkembangan sehingga akan terjadi keterlambatan berbicara.

2. Faktor neurogenik.
Gagap bisa terjadi ketika sinyal antara otak, saraf berbicara dan otot tidak bekerja dengan benar. Hal ini bisa mempengaruhi anak-anak, orang dewasa serta orang yang setelah terkena stroke atau cedera otak.

3. Faktor psikologis.
Alasan utama terjadinya gagap dalam jangka waktu yang panjang adalah akibat beberapa faktor psikologis yang dapat memperburuk kondisinya seperti stres, malu, cemas atau rendah diri.

Jika gagap yang dialami telah sangat mengganggu aktivitas serta melibatkan emosional seperti menjadi takut untuk bertemu orang, menimbulkan efek buruk pada kesehatan serta frekuensinya semakin sering, sebaiknya segera konsultasikan dengan ahli untuk mendapatkan pertolongan.

Perawatan yang diberikan untuk orang yang gagap adalah mengajarkannya keterampilan, strategi serta perilaku yang bisa membantunya berkomunikasi, yaitu:

1. Mengontrol kemampuan berbicaranya.
Melatihnya berbicara secara perlahan-lahan dengan menggunakan kalimat atau frase yang pendek sambil diajarkan meregangkan antara vokal dan konsonan. Jika teratur dilakukan dalam jangka waktu panjang, maka tingkat keberhasilannya bisa tinggi serta mencegah kekambuhan.

2. Mengontrol pernapasan.
Seseorang diajarkan bagaimana mengatur dan mengendalikan pernapasannya serta artikulasi antara bibir, rahang dan lidah.

3. Terapi modifikasi gagap.
Tujuan dari terapi ini adalah untuk memodifikasi gagap agar bisa dikendalikan dan bukan menghilangkannya, seperti mengatasi kecemasan atau ketakutan yang bisa memperparah kondisi.

Terapi ini mencakup 3 tahap, yaitu mengidentifikasi perilaku inti dan sekunder yang menyertai gagap, berlatih mengurangi rasa takut dan cemas sehingga dapat mencegah bicara gagap yang parah serta memodifikasi dengan berlatih mengulang-ngulang kata dan mengantisipasi kata yang dapat sulit diucapkan.

Sekitar 90 persen orang yang gagap bisa diobati dengan baik serta mengurangi tingkat kekambuhannya jika melakukan terapi dengan baik dan teratur.

Serba-serbi Obat Bius

bius

Obat bius atau anestesi banyak membantu menyelamatkan nyawa orang. Meskipun obat bius sudah digunakan lebih dari 150 tahun, tapi hanya sedikit fakta yang diketahui tentang obat bius dan selebihnya masih menjadi misteri.

Obat bius biasanya digunakan untuk menghilangkan rasa sakit lokal di dokter gigi, menjadi obat tetes mata agar mata kebal saat melakukan operasi laser (lasik) serta digunakan untuk operasi besar. Namun dokter dan ilmuwan masih belum tahu persis bagaimana obat ini bekerja di dalam tubuh.

Sebelum ditemukan anestesi, dokter dan dokter gigi mengoperasi pasien dalam kondisi ekstrem dan sebagian besar tanpa menggunakan obat penghilang rasa sakit atau obat penenang.

Berikut ini beberapa fakta seputar obat bius seperti dikutip dari LiveScience, Kamis (27/1/2011):

1. Tahun 1846 dokter gigi William T. G. Morton menggunakan eter untuk menidurkan pasien selama operasi. Praktek ini segera menyebar, tapi karena dokter belum bisa mengendalikan berapa banyak jumlah eter yang harus dihirup maka pasien kadang terbangun selama operasi atau justru tidak bangun lagi. Selain itu eter termasuk senyawa yang sangat mudah terbakar.

2. Beberapa dekade berikutnya didapatkan gas anestesi yang kurang mudah terbakar dan anestesi intravena dengan dosis terkendali. Tapi pada tahun 1950-an ditemukan efek samping bahaya yang umum termasuk kelainan irama jantung, masalah pernapasan, menurunkan tekanan darah, mual dan muntah.

3. Teknik anestesi modern saat ini memungkinkan jutaan orang aman menjalani operasi dengan sedikit atau berkurangnya efek samping yang serius. Beberapa komponen anestesi umum ini termasuk menenangkan, membuat pingsan, tidak bergerak, analgesia (kurangnya rasa sakit) dan amnesia (kekuarangan memori). Para ahli telah mengembangkan obat yang bisa memberikan satu atau lebih komponen sesuai dengan prosedur dan kondisi pasien.

4. Ahli anestesiologi bukanlah pekerjaan yang mudah karena anestesi masih bisa menimbulkan komplikasi dan efek bagi tubuh. Ahli anestesiologi harus hati-hati memantau kondisi pasien seperti tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, fungsi jantung dan pernapasan selama operasi. Serta harus menyesuaikan keseluruhan prosedur dan kondisi pasien untuk membuatnya tetap aman.

5. Kemajuan dalam bidang biologi sel, genetika dan biologi molekuler telah memacu para ilmuwan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai anestesi dan pengembangannya ke arah yang lebih baik. Tujuan utamanya adalah merancang anestesi yang bisa bekerja langsung di dalam tubuh dengan aman dan efektif pada setiap pasien.

1 Obat Tradisional Tidak Mungkin Mengobati Semua Penyakit

obat cina

Terkadang iklan untuk pengobatan tradisional menuturkan bisa mengobati berbagai macam penyakit hanya menggunakan satu obat. Tapi sebaiknya masyarakat berhati-hati.

"Tidak ada satu zat X yang bisa mengobati penyakit dari A-Z," ujar dr Rahmad selaku anggota Ikatan Naturopatis Indonesia (IKNI) dalam acara klinik KBR68H dengan tema 'Menyejajarkan Pengobatan Tradisional Cina dengan Pengobatan Modern' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (5/4/2011).

dr Rahmad menuturkan tidak mungkin satu obat bisa mengobati berbagai macam penyakit, tapi kalau dijadikan sebagai campuran mungkin bisa asalkan zat tersebut memiliki sifat netral.

dr Rahmad juga menyarankan agar masyarakat memilih obat yang masih berada dalam bentuk alamiahnya, misalnya masih berbentuk temulawak atau kumis kucing. Hal ini karena kalau obat sudah dalam bentuk kapsul, masyarakat tidak bisa tahu apa isi dari obat tersebut.

dr Rahmad menambahkan saat ini dokter tradisional China yang berkualitas dan sudah menyelesaikan studinya masih terbatas. Untuk itu jika masyarakat ingin berobat dengan pengobatan China harus caritahu terlebih dahulu apa latar belakang pendidikan orang tersebut.

"Karena ada orang yang baru belajar beberapa bulan, hanya ikut kursus saja, belajar dengan teman atau belajar dari orangtuanya tapi sudah buka praktek sendiri," ujar dr Rahmad yang berpraktek di daerah Pasar Baru ini.

Pengobatan tradisional China ini paling banyak untuk mengobati penyakit yang sudah lama diderita tapi tidak sembuh-sembuh, misalnya sakit kepala yang sudah dialami berbulan-bulan.

Untuk itu dr Rahmad memberikan beberapa tips bagi masyarakat jika ingin menggunakan pengobatan tradisional China yaitu:

  1. Jika baru pertama kali datang, cobalah untuk tanya dan duduk dulu. Kalau baru pertama kali datang sudah dikasih obat seabrek dengan harga selangit maka tentu saja tidak masuk akal.

  2. Tanyakan informasi mengenai dokter tersebut, seperti belajar dimana dan berapa lama. Pasien yang datang berobat akan membayar biaya konsultasi, jadi manfaatkan waktu konsultasi untuk mengetahui latar belakang pendidikan dokter tersebut.

  3. Bedakan dari auranya, jika praktisi tersebut memberikan pengobatan yang sama untuk semua penyakit maka hal ini sudah tidak masuk akal.

  4. Pilihlah pengobatan yang masih menggunakan bahan alami dan bukan obat yang sudah dalam bentuk kapsul.

Akibat Lalai Minum Obat TBC

minum obat

Seorang gadis pernah mendatangi dokter karena keluhan batuknya yang tak kunjung sembuh. Awalnya si gadis didiagnosa TB (Tuberculosis), namun karena malas minum obat, penyakitnya itu berubah menjadi MDR-TB (Multiple Grug Resisten-Tuberculosis). Ia pun harus membayar mahal karena kelalaiannya.

MDR-TB terjadi karena kuman bakteri Mycobacterium tuberculosa sudah tidak mempan lagi dengan obat-obatan TB biasa.

"Biasanya karena 2 bulan minum obat TB sudah merasa sembuh, lalu tidak diteruskan. Ketika TB-nya kambuh lagi, obatnya sudah tidak mempan, akhirnya jadilah MDR," kata Dr Achmad Hudoyo, ketua bidang medis Perhimpunan Pemberantasan TBC Indonesia dalam acara seminar 'The Year of the Lung 2010' di gedung asma RS Persahabatan, Jakarta.

Dr Achmad pun akhirnya merujuk si gadis ke Rumah Sakit Persahabatan karena hanya disanalah satu-satunya rumah sakit di Jakarta yang menyediakan obat serta penanganan bagi pasien MDR.

Selain RS Persahabatan, ruang khusus MDR pun terdapat di RS Dr Sutomo, Surabaya. Pasien yang sudah mengalami resistensi obat TB atau MDR sudah tidak bisa lagi main-main dalam berobat. Tidak tanggung-tanggung, selama 2 tahun pasien harus rutin disuntik 6 bulan sekali.

Namun sebelum gadis itu menjalani pengobatan rutin, ia menangis pada sang dokter. Ia mengaku tidak sanggup jika harus melakukan pengobatan rutin dan bolak balik ke RS Persahabatan karena domisilinya yang cukup jauh, yakni di daerah Ciputat.

Belum lagi dengan biaya pengobatannya yang sangat mahal. Asal tahu saja, obat MDR-TB untuk 5 hari saja berkisar Rp 520.000 dan itu belum termasuk biaya suntiknya. Itu artinya, dalam satu hari ia harus mengeluarkan kurang lebih Rp 100.000 hanya untuk satu obat.

"Selain karena rumahnya yang sangat jauh dari tempat perawatan MDR di RS Persahabatan, ia juga menangis karena tidak sanggup membayar biaya obatnya yang sangat mahal. Gajinya sebagai SPG tidak mampu untuk membiayai semua biaya pengobatannya," tutur Dr Achmad.

Menurut data WHO, 50 persen kasus TB-MDR ada di China dan India, sementara 7 persen ada di Rusia. Kota Baku, ibukota Azerbaijan merupakan kota tertinggi kasus MDR, yakni 22,4 %. Sementara di Indonesia, menurut WHO terdapat sekitar 2 persen pasien MDR TB.

Penyebab resistensi ini sebenarnya akibat kesalahan berbagai pihak. Pertama dokter, karena memberikan dosis kurang tepat dan tidak dapat menyakinkan pasien agar teratur dalam menjalani pengobatan. "Padahal kalau saja rajin minum obat TB sebelumnya, tidak akan ada MDR. Biayanya juga akan lebih murah," kata Dr Achmad.

Kedua, pasien yang tidak disiplin dalam pengobatan. Ketiga, obat anti TB yang tidak berkualitas serta fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak mumpuni. "Intinya, kesalahan dokter dan pasien," ungkapnya.

Fenomena MDR menjadi kendala dan batu sandung dalam penanganan TB. "Pengobatan pasien MDR TB menjadi lebih sulit, lebih mahal, lebih banyak efek samping dengan tingkat kesembuhan yang relatif rendah. Jika dalam 2 tahun belum sembuh, kemungkinan berubah lagi menjadi XDR (Extremely Drug Resistent). Kalau sudah begitu, fatal akibatnya," kata Dr Achmad.

Pengobatan Wasir ala Rumah

wasir

Susah duduk dan sakit ketika buang air besar merupakan hal yang sering dikeluhkan oleh penderita wasir dan sangat menggangu. Beberapa bahan yang ada di rumah serta lemari es bisa membantu meredakan sakit karena wasir. Apa saja?

Wasir atau ambeien atau hemoroid merupakan penyakit atau gangguan pada anus. Bibir anus mengalami pembengkakan dan terkadang disertai pendarahan.

Untungnya, wasir paling merespons dengan baik untuk pengobatan dan perawatan ala rumah.

Beberapa bahan berikut bisa menjadi obat untuk meredakan wasir dan dapat diperoleh di dalam atau sekitar rumah, seperti dilansir DiscoveryHealth, Sabtu (2/4/2011):

1. Es batu
Es batu sering menjadi obat untuk menghilangkan rasa sakit, begitu pula pada wasir. Es batu bisa menenangkan sakit pada wasir dengan cara mengompresnya pada daerah yang sakit.

Caranya, pecahkan es batu menjadi pecahan-pecahan kecil, tempatkan dalam plastik dan tutup dengan handuk tebal, kemudian duduk diatasnya. Es batu atau pendingin ini akan bekerja ganda, pertama menghilangkan rasa sakit pada daerah tersebut dan kedua mengurangi aliran darah pada pembuluh darah yang bengkak.

2. Cuka apel
Menggunakan setetes cuka sari apel atau cuka biasa untuk wasir dapat menghentikan gatal dan rasa terbakar karena wasir. Cuka juga memiliki sifat yang membantu mengecilkan pembuluh darah yang bengkak.

Caranya, setelah mengelap kering daerah wasir, ambil cottonball dan teteskan cuka diatasnya kemudian oleskan perlahan pada daerah tersebut.

3. Buah jeruk
Vitamin C pada buah jeruk berperan dalam penguatan pembuluh darah, sehingga makanan banyak buah dan sayuran yang kaya dengan vitamin C dapat membantu meredakan wasir.

4. Lidah buaya
Lidah buaya dikenal sebagai obat yang serbaguna, termasuk untuk pengobatan wasir. Sifat anti-inflamasi pada lidah buaya dapat mengurangi pembengkakan, rasa panas dan peradangan, sehingga membantu mengurangi iritasi wasir. Rasa dingin pada cairan atau gelnya juga dapat memberikan efek menenangkan.

Caranya, potong daun lidah buaya dan oleskan gelnya secara lembut pada daerah wasir.

Cara Aman Minum Obat-obatan Warung

minum obat

Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia akrab dengan obat-obatan pereda sakit yang banyak dijual di warung-warung saat sedang sakit kepala, flu atau badan pegal-pegal. Cari tahu cara yang aman minum obat-obatan yang dijual bebas.

"Obat yang boleh dijual di warung tergolong obat bebas dan obat ini hanya boleh dikonsumsi oleh orang yang memiliki fungsi organ-organ baik atau tidak memiliki penyakit tertentu. Karena itu satu obat belum tentu cocok untuk semua orang," ujar Prof. dr. Amir Syarif, SKM, Sp.FK(K), saat dihubungi detikHealth, Jumat (8/10/2010).

Obat-obatan yang dijual secara bebas atau ada di warung-warung biasanya merupakan obat simpomatik, dalam arti obat tersebut hanya mengatasi gejala-gejala yang timbul tapi tidak menyembuhkan akar dari penyakitnya.

"Obat-obatan seperti parasetamol memang aman untuk dikonsumsi, asal dosisnya jangan terlalu besar dalam arti misalnya tidak sampai 10 kali lipat atau mencapai 10-15 gram (10.000-15.000 mg) karena bisa bersifat toksik. Tapi kalau hanya dikonsumsi 3-4 kali masih aman," ujar Prof Amir.

Untuk mengetahui apakah obat yang dijual bebas itu aman atau tidak, sebaiknya warna lingkarannya. Obat yang boleh dijual di warung adalah yang memiliki lambang lingkaran hijau yang artinya dosisnya aman.

Obat yang memiliki lambang lingkaran biru artinya obat bebas terbatas yang cuma boleh dijual di toko obat resmi atau apotik, tapi bisa dibeli tanpa resep. Sedangkan obat dengan lingkaran merah tergolong obat keras yang memerlukan resep dokter.

"Yang namanya obat kalau terus menerus dikonsumsi bisa saja menimbulkan reaksi atau gangguan pada organ tubuh seperti ginjal atau hati. Selain itu bisa membuat seseorang menjadi terbiasa atau ketergantungan dengan obat itu sehingga jika sakit dan tidak minum obat yang sama tubuh merasa tidak nyaman," jelasnya.

Cara yang bisa dilakukan masyarakat agar bisa mengonsumsi obat-obatan warung dengan aman menurut Prof Amir adalah:

  1. Perhatikan warna lingkaran dari obat-obatan yang dikonsumsi.

  2. Perhatikan kandungan atau dosis dari obat yang dikonsumsi. Umumnya obat yang dijual bebas mengandung dosis yang tidak terlalu besar sehingga memiliki batas aman yang lebar.

  3. Mengetahui kondisi tubuh diri sendiri terutama fungsi dari ginjal dan hati. Karena dosis yang tercantum dalam obat bebas biasanya untuk orang yang memiliki fungsi organ normal.

  4. Sebaiknya batas waktu mengonsumsi obat bebas hanya selama 3 hari saja, jika tidak ada perbaikan sebaiknya hentikan penggunaan obat dan konsultasikan ke dokter. Karena ada kemungkinan gejala yang timbul akibat penyebab atau penyakit yang lain.

  5. Membaca brosur obat yang meliputi dosis penggunaan, indikasi, efek samping dan kontra indikasi dengan seksama. Jika setelah minum obat timbul salah satu efek samping yang tercantum, maka segera berhenti minum obat tersebut.

Kepalkan Tinju Agar Tak Pahit Saat Minum Obat

tinju

Saat mendangar kabar buruk, beberapa orang tanpa sadar mengepalkan tinju untuk menahan emosi. Hal yang sama ternyata juga bisa dilakukan untuk mengurangi rasa pahit saat minum obat atau menahan godaan makan cokelat saat diet.

Kontraksi otot yang terjadi saat mengepalkan tinju terbukti dapat mengurangi perasaan tidak nyaman. Misalnya saat mendengar kabar buruk, minum antibiotik yang rasanya sangat pahit maupun menahan hawa dingin yang menusuk sampai ke tulang.

Hal ini terungkap dalam penelitian bersama yang dilakukan oleh Iris Hung dari National University of Singapore dan Aparna Labroo dari University of Chicago. Sejumlah relawan dilibatkan dalam riset eksperimental tersebut.

Dikutip dari DailyMail, Rabu (20/10/22010), rasa tidak nyaman dimunculkan dengan merendam tangan partisipan di air es, memberi minum berisi air cuka serta mendatangkan tukang meminta sumbangan. Selain itu, partisipan dikondisikan untuk selalu melihat makanan enak tapi tidak boleh menyantapnya.

Setelah diamati, partisipan yang mengencangkan ototnya setiap kali menghadapi kondisi-kondisi tersebut cenderung lebih merasa nyaman. Sementara yang tidak diberitahu mengenai tips tersebut mengaku sangat tersiksa dengan berbagai perlakuan dalam eksperimen tersebut.

"Ketika mereka mengencangkan otot, baik otot tangan, betis atau otot manapun, sesungguhnya mereka sedang menggunakan kontrol diri untuk menghadapi rasa sakit maupun rasa pahit," tulis para peneliti dalam sebuah publikasi.

Meskipun demikian, efek tersebut akan berkurang jika partisipan menegangkan otot terlalu lama sebelum menghadapi rasa tidak nyaman. Efeknya hanya akan optimal jika dilakukan sesaat sebelum minum cuka atau menghadapi godaan untuk menyantap makanan enak.

Selain itu, motivasi juga mempengaruhi kemampuan mengendalikan rasa tidak nyaman. Misalnya saat partisipan minum cuka, rasa tidak nyaman sebenarnya sudah berkurang ketika ada motivasi bahwa air cuka tersebut bermanfaat bagi diet untuk menurunkan berat badannya